subduct hdpe 40/33

Subduct Pipa HDPE untuk Fiber Optic : Spesifikasi Lengkap STEL L-039-2008 Versi 2.2 (Vinilon)

Dalam pembangunan jaringan telekomunikasi modern, terutama Fiber Optic (FO), kualitas sistem pelindung kabel menjadi faktor kunci. Salah satu solusi yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah Subduct Pipa HDPE—pipa polietilena bertekanan rendah yang dirancang khusus untuk melindungi kabel optik dari tekanan tanah, kelembapan, dan gangguan mekanis.
Artikel ini membahas spesifikasi resmi Subduct HDPE untuk Telkom berdasarkan standar STEL L-039-2008 Versi 2.2 sebagaimana tercantum pada data pabrikan (Vinilon), lengkap dengan tipe, ukuran, ketebalan dinding, panjang roll, hingga rekomendasi pemakaian.


Apa Itu Subduct Pipa HDPE?

Subduct HDPE adalah pipa berdiameter relatif kecil yang dipasang di dalam duct utama atau langsung ditanam di bawah tanah sebagai saluran pelindung kabel FO. Dibandingkan pipa konvensional, subduct HDPE memiliki keunggulan:

  • Fleksibel namun kuat, tidak mudah retak saat pemasangan.
  • Tahan korosi dan bahan kimia, cocok untuk lingkungan tanah basah.
  • Permukaan dalam halus, memudahkan penarikan (blowing/jetting) kabel.
  • Umur pakai panjang, ideal untuk proyek jaringan jangka panjang.

Dalam implementasi jaringan Telkom, subduct digunakan untuk jalur distribusi, feeder, hingga backbone, dengan kode warna tertentu untuk identifikasi jalur.


Standar Telkom yang Digunakan

Spesifikasi pada artikel ini mengacu pada:
“Specification of PE Sub-Duct Pipe for Fiber Optic Cable Telkom STEL L-039-2008 Versi 2.2”
dengan dua kelompok utama berdasarkan warna garis (stripes):

  1. Black with 4 Blue Stripes (kelompok SDT)
  2. Black with 4 Yellow Stripes (kelompok DTL)

Selain itu, terdapat Vinilon Standard PE Pipe for Fiber Optic Cable sebagai pipa HDPE pelindung FO dengan ukuran lebih besar.


Tabel Spesifikasi Subduct HDPE Telkom (STEL L-039-2008 V2.2)

A. Black with 4 Blue Stripes (Tipe SDT)

TipeDiameter (mm)Ketebalan Dinding (mm)Panjang Pipa
SDT IA32/272.5 ± 0.25400 m/roll
SDT IB32/282.0 ± 0.25400 m/roll
SDT II40/343.0 ± 0.25200 m/roll

Keterangan:

  • Format ukuran OD/ID (Outer Diameter / Inner Diameter).
  • Cocok untuk jalur distribusi FO dan kebutuhan proyek Telkom dengan identifikasi biru.

B. Black with 4 Yellow Stripes (Tipe DTL)

TipeDiameter (mm)Ketebalan Dinding (mm)Panjang Pipa
DTL I32/263.0 ± 0.25400 m/roll
DTL II40/333.5 ± 0.25200 m/roll
DTL III50/424.0 ± 0.25200 m/roll

Keterangan:

  • Identifikasi jalur menggunakan kuning.
  • Ketebalan lebih besar pada ukuran tertentu, ideal untuk jalur dengan risiko beban tanah lebih tinggi atau kapasitas kabel lebih besar.

C. Vinilon Standard PE Pipe for Fiber Optic Cable

Diameter (mm)Minimum Wall Thickness (mm)Panjang
36/302.78200 m/roll
40/323.65200 m/roll
125/110.27.36 m/piece

Keterangan:

  • Digunakan sebagai pipa pelindung FO dengan diameter lebih besar (duct utama), termasuk kebutuhan backbone atau crossing area berisiko.

Makna Ukuran dan Ketebalan

  • Diameter (OD/ID) menentukan kapasitas kabel yang dapat ditarik. Contoh: 32/28 berarti diameter luar 32 mm dan diameter dalam 28 mm.
  • Ketebalan dinding (wall thickness) memengaruhi kekuatan mekanis terhadap tekanan tanah, benturan, dan beban lalu lintas.
  • Panjang roll (200–400 m) memudahkan pemasangan panjang tanpa sambungan, mengurangi potensi kebocoran dan gangguan.

Rekomendasi Pemilihan Berdasarkan Aplikasi

1) Jalur Distribusi & Akses

  • SDT IA (32/27) dan SDT IB (32/28)
    Cocok untuk distribusi FO, drop cable, dan jalur dengan ruang terbatas.

2) Jalur Feeder / Kapasitas Menengah

  • SDT II (40/34) atau DTL II (40/33)
    Digunakan saat dibutuhkan ruang kabel lebih besar atau perlindungan ekstra.

3) Backbone / Beban Tinggi

  • DTL III (50/42) dan Vinilon 125/110.2
    Untuk backbone, crossing jalan, atau area dengan tekanan tanah tinggi.

Keunggulan Subduct HDPE Berstandar Telkom

  1. Kepatuhan Standar
    Memenuhi STEL L-039-2008 V2.2, memastikan kompatibilitas dengan spesifikasi proyek Telkom.
  2. Keamanan Kabel
    Melindungi dari abrasi, tikungan tajam, kelembapan, dan bahan kimia tanah.
  3. Efisiensi Instalasi
    Permukaan dalam yang halus mendukung metode blowing/jetting sehingga instalasi lebih cepat.
  4. Identifikasi Jalur Mudah
    Kode warna biru dan kuning memudahkan manajemen jaringan.
  5. Daya Tahan Tinggi
    Material HDPE tahan UV (saat penyimpanan), korosi, dan memiliki umur pakai panjang.

Prosedur Instalasi Singkat

  1. Persiapan Jalur
    Pastikan trench atau duct bersih dari benda tajam.
  2. Penarikan/Penggelaran
    Gunakan roll sesuai panjang spesifikasi (200–400 m) untuk meminimalkan sambungan.
  3. Penyambungan (bila perlu)
    Gunakan fitting HDPE yang sesuai agar sambungan kedap dan kuat.
  4. Penarikan Kabel FO
    Lakukan dengan metode blowing atau pulling sesuai rekomendasi pabrikan kabel.
  5. Penutupan & Penandaan
    Tutup trench dan pasang marker jalur untuk kemudahan pemeliharaan.

Aspek Kualitas yang Perlu Dicek

  • Keseragaman diameter dan ketebalan (toleransi sesuai tabel).
  • Kebulatan (roundness) untuk memastikan kabel tidak tersangkut.
  • Kualitas permukaan dalam (tidak kasar).
  • Kesesuaian panjang roll sesuai spesifikasi.
  • Dokumen mutu (sertifikat material/standar pabrikan).

Ketersediaan & Pengadaan

Untuk proyek skala kecil hingga besar, pastikan pemasok mampu:

  • Menyediakan tipe SDT & DTL lengkap (32/27, 32/28, 40/34, 32/26, 40/33, 50/42).
  • Menjamin konsistensi kualitas antar batch.
  • Memberikan dukungan teknis (pemilihan ukuran, metode instalasi).

Hubungi Distributor

PT Solusi Inti Bersama
Distributor material industri & telekomunikasi (HDPE, subduct, pipa, fitting, kabel)

0821-3930-5487
✉️ b2b@solusiintibersama.com

Kami siap membantu pemilihan tipe Subduct HDPE Telkom (SDT/DTL), penyediaan sesuai spesifikasi, hingga dukungan teknis proyek Anda.


FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa perbedaan SDT dan DTL?
SDT (garis biru) dan DTL (garis kuning) adalah klasifikasi berdasarkan standar Telkom. Perbedaannya ada pada kode warna, ukuran, dan ketebalan dinding, yang disesuaikan dengan kebutuhan jalur dan tingkat perlindungan.

2. Mana yang lebih tebal: 32/27 atau 32/28?
Pada spesifikasi ini, SDT IA 32/27 memiliki ketebalan 2.5 ± 0.25 mm, sedangkan SDT IB 32/28 2.0 ± 0.25 mm. Artinya, 32/27 sedikit lebih tebal.

3. Kapan sebaiknya memakai 50/42 (DTL III)?
Gunakan untuk backbone atau area dengan beban tanah tinggi, kebutuhan ruang kabel lebih besar, atau saat dibutuhkan perlindungan maksimal.

4. Apakah subduct HDPE bisa dipasang langsung di tanah?
Bisa. Namun untuk area tertentu (misalnya crossing jalan), sering dipadukan dengan duct utama atau perlindungan tambahan sesuai desain proyek.

5. Berapa panjang roll yang tersedia?
Sesuai spesifikasi: 400 m/roll (untuk 32/27, 32/28, 32/26) dan 200 m/roll (untuk 40/34, 40/33, 50/42, serta ukuran Vinilon standar 36/30 dan 40/32). Ukuran besar 125/110.2 tersedia 6 m/piece.

6. Apakah semua ukuran cocok untuk metode blowing?
Ya, selama permukaan dalam halus dan diameter sesuai dengan spesifikasi kabel serta rekomendasi pabrikan.

7. Apakah tersedia fitting khusus?
Tersedia. Gunakan fitting HDPE yang kompatibel agar sambungan kedap dan tidak mengganggu proses penarikan kabel.

8. Bagaimana cara memastikan produk sesuai standar?
Minta dokumen spesifikasi, cek toleransi diameter/ketebalan, dan pastikan produk berasal dari pabrikan/ distributor tepercaya.

Leave a comment